Skip to main content

Bagaimana Cara Agar Ibu Hamil dengan Mata Minus Melahirkan Normal?

Apakah Bunda sedang hamil dengan mata minus yang ingin melahirkan normal?

Kalau jawabanya iya, Bunda wajib tahu dasar-dasar ini.

Mungkin Bunda sering dengar dari teman atau baca dari postingan WA maupun FB, yang katanya ibu hamil dengan mata minus tidak bisa melahirkan normal.

 

Kemudian ditakut-takuti dengan resiko minus bertambah dan bahkan kebutaan.

Serem ya.

Sehingga banyak ibu hamil yang tanpa pikir panjang akhirnya memilih melahirkan caesar. Meskipun sebenarnya ingin sekali melahirkan normal.

 

Benarkah ibu hamil yang matanya minus tidak bisa melahirkan normal? Lalu berapakah batas maksimal mata minus melahirkan normal?

Untuk itulah artikel ini dibuat.

 

Dengan membaca artikel ini Bunda akan tahu fakta tentang resiko mata minus pada persalinan, batas maksimum mata minus dan silinder agar melahirkan normal, hingga pengalaman ibu hamil mata minus yang melahirkan normal.

 

Oke, sebelum lanjut ada yang harus bunda ketahui. Mengapa banyak orang menganggap ibu hamil dengan mata minus tinggi tidak boleh melahirkan normal?

 

Menurut Dr. Elvioza, SpM(K) dari JEC (Jakarta Eye Center) yang beritanya bisa anda baca di Detik Health, bahwa orang yang memiliki minus tinggi (di atas 5) retinanya cenderung tipis.

 

Oleh karena itu diasumsikan apabila ibu hamil mengejan terlalu kuat saat bersalin normal maka tekanan yang timbul di mata dapat merobek retina.

 

Namun dr. Elvioza, SpM(K) juga menambahkan bahwa “Teorinya seperti itu tapi belum pernah kejadian ada orang ngeden, robek. Kalau memang retina itu mau robek ya robek saja enggak usah nunggu melahirkan enggak usah ngeden dulu,” kata dr Elvioza.

 

Ternyata hal serupa juga pernah disampaikan oleh dokter spesialis mata Fediriva Hamzah saat pembukaan klinik Utama Jakarta Eye Center yang berita lengkapnya bisa Bunda baca di Republika.

 

Dr. Ferdiriva mengatakan, “Ibu hamil yang mata minus tinggi katanya kalau mengeden saat persalinan bisa lepas syaraf matanya sehingga harus dicaesar itu tidak benar.”

 

“Jadi bukan hanya karena dia hamil terus berisiko putus syaraf mata, tapi semua yang mengalami mata minus tinggi juga berisiko mengalami hal itu,” ungkapnya.

 

Tidak sedikit orang yang masih salah paham, yang menganggap bahwa ibu hamil dengan mata minus dilarang melahirkan secara normal. Alasannya karena dapat menyebabkan ablasio retina. (Ablasio retina : retina lepas, robek).

 

Kemudian akibatnya adalah kebutaan.

Padahal pendapat ini tidak sepenuhnya benar.

Sesuai yang telah disampaikan para dokter spesialis mata di atas, ablasio retina ini bisa terjadi kapan saja.

 

Memang, retina pada orang yang minus tinggi cenderung memiliki bola mata yang lebih panjang dari mata normal. Karena bola mata yang panjang inilah yang membuat lapisannya melar, sehingga retina menjadi tipis.

 

Jika retinanya tipis, mengejan (dengan cara yang salah) dapat menyebabkan retina lepas atau robek. Namun sebenarnya kondisi seperti ini bisa terjadi kapanpun. Saat melahirkan maupun tidak.

 

Dan yang paling penting untuk dipahami adalah ketebalan retina hampir tidak berhubungan dengan tingkat minus ataupun silindernya.

 

Misalnya bisa jadi ada orang cuma minus 2 tapi retinanya tipis, di sisi lain ada orang yang minus 7 tapi retinanya lebih tebal, sehat dan lebih layak melahirkan normal daripada yang minus 2 tsb.

 

Jadi apa kesimpulannya?

Minus berapa itu tidak ada pengaruhnya dengan boleh tidaknya melahirkan normal, yang berpengaruh adalah tebal-tipisnya retina mata (kualitas kesehatan retina mata).

 

Lalu apa yang perlu bunda lakukan?

Jika bunda yang sedang hamil ingin melahirkan normal, namun memiliki mata minus tinggi atapun silinder, sebaiknya melakukan pemeriksaan mata ke dokter spesialis mata.

 

Konsultasikan dengan dokter spesialis mata, yang khusus menangani retina mata. Kemudian ikuti saran pemeriksaan retina mata dari dokter spesialis mata.

 

Tanyakan apakah ketebalan retinanya atau kesehatan matanya layak untuk melahirkan normal.
Dari hasil dari periksaan bisa diketahui apakah bunda bisa lahiran normal atau memang harus caesar.

 

Biasanya jika tidak ditemukan kerutan pada retina mata yang bisa menyebabkan robekan, maka Bunda dapat melahirkan secara normal.

 

Jika ditemukan kerutan atau potensi untuk robek, maka dokter spesialis mata akan mengambil tindangan langkah perawatan/pengobatan.

 

Umumnya yang dilakukan adalah laser retina. Laser retina ini bukan untuk mengurangi minusnya. Tapi untuk memperkuat retina, agar tidak mudah robek.

 

Sebenarnya tindakan pengobatan retina ini bukan hanya untuk ibu hamil yang akan melahirkan saja, tapi untuk semua orang yang retinanya tipis. Karena potensi retina robek bisa kapan saja

 

Jadi ibu hamil dengan mata minus yang tinggi tidak harus melahirkan dengan operasi caesar, jika retinanya kuat/tebal.

 

Namun untuk syarat lain, mengenai kelahiran normal (selain retina yang sehat), saya anggap Bunda sudah tahu. Kalau belum, silahkan konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan, karena tidak dibahas di artikel ini.

 

Adakah ibu hamil yang punya pengalaman melahirkan dengan mata minus tinggi?

Ada, banyak.

Di bawah ini adalah contoh mereka yang telah membuktikan bisa melahirkan normal dengan mata minus dan silinder. Mereka membagikan kisahnya melalui forum-forum di internet.

 

Pengalaman Ibu Hamil dengan Mata Minus Melahirkan Normal

 

Forum Ibu Hamil : Mata Minus Gak Bisa Lahiran Normal

 

mata minus melahirkan normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Forum Female Daily : Mata Minus Dan Persalinan Normal

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Forum The Urban Mama : Mata Minus Dan Melahirkan Normal

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Mata Minus Melahirkan Normal

 

Dan masih banyak lagi…

Tapi kalau saya teruskan akan jadi paaanjang. Kalau bunda ingin memeriksa pengalaman mata minus melahirkan normal lainnya, sillahkan klik link yang tercantum di masing-masing forum.

 

Oke, itulah fakta-fakta mengenai ibu hamil dengan mata minus tinggi melahirkan normal, apa yang harus Bunda lakukan, dan pengalaman ibu hamil yang berhasil melahirkan normal meskipun mata minus tinggi.

 

Untuk mendukung kehamilan yang sehat, meningkatkan kualitas hidup ibu hamil, dan mengoptimalkan pertumbuhan janin, berikut adalah produk Tiens untuk ibu hamil yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil dengan praktis.

 

Suplemen alami tersebut dirancang khusus untuk ibu hamil yang ingin memberi nutrisi terbaik untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil.

Diantaranya adalah membantu menyehatkan mata, mengatasi anemia pada ibu hamil, mencegah hipertensi, menghilangkan strech mark saat hamil, dll.

 

Jika bunda memiliki mata minus, sebaiknya pilih kombinasi produk berikut : Nutrient Calcium For Children dan Zinc Capasules.

 

Semoga bermanfaat.

Oh iya, jangan lupa jika bunda ada pertanyaan atau punya pengalaman melahirkan normal, silahkan tulis melalui form komentar di bawah ini.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *